08 December, 2014

Trip to Gunung Prau Part II




Team Prau Adventure Minus 4 Orang






Sebelum gue diajak ngegunung ke Gunung Prau, gue sama sekali ga tau nih Gunung.. Namun setelah googling, gue mendapatkan racun banged.. Melihat segala pemandangannya, gue ngerasa harus kesinii.. Ini keren banged.. Kita pakai EO Rekreatif dengan tim Guidenya mba Pute,bang Monang,dan bang Andry dengan peserta trip yaitu gue sendiri,Eby,Vinna,Indah,Ana,Ferry,Ilman,Azka,Nadiya,Norma,Eka,Citra,Percha,Dian,Darra,dan Lumi.

Rencana awal Meeting Point di Semanggi berangkat jam 7, terpaksa ngaret karena ada peserta trip yang telat.. Kitapun baru berangkat jam setengah 9 malem.. Setelah gue melewati perjalanan yang cukup jauh dari Jakarta menuju Dieng, akhirnya sampai juga di Dieng hari minggu sekitar Pk 10.00.. Kitapun repacking disini karena pinjeman Sleeping Bed dan Matras baru dikasih sini.. Sekitar jam 12.00 kita mampir dulu ke Candi Arjuna.. Disini kita hanya foto-foto sebentar..

Perjalanan kemudian dilanjutkan trekking ke Gunung Prau.. Awal-awal terasa sangat capek hingga pos 1, ya karena itu proses adaptasi kita.. Setelah itu semuanya lebih baik hingga ke pos II dan pos III.. Di Pos ke III Dataran sudah semakin tinggi, cuaca semakin dingin, disinipun kita beristirahat sebentar untuk makan sekitar jam 5.. Kita beristirahat di tempat yang tidak dikelilingin pepohonan.. Jadi udara lepas langsung ke badan kita tanpa adanya penghalang-penghalang seperti pohon.. Perjalanan tidak begitu jauh lagi menuju Puncak.. Namun memang sudah mulai sore, kitapun memakai Head Lamp yang punya atau senter untuk membantu perjalanan kita..

Sunrise Mount Prau
Sampai di Puncak sekitar jam setengah 7,cukup gelap dan juga kabut.. Kitapun membagi tugas.. Yang cowo bantu bikin tenda.. Yang cewe bantu masak.. Cukup kesulitan untuk yang masak, dikarenakan cuaca yang dingin, membuat segalanya yang awalnya panas menjadi lebih cepat dingin.. Kita cukup lama membuat tenda.. Selain dikarenakan cuaca yang gelap,angin yang cukup kenceng dan tanah yang tidak rata membuat kita agak lama mendirikan tenda.. Namun pada akhirnya selesai juga jam setengah 9..

Setelah tenda semua sudah didirikan, kita dengan segera mengganti pakaian dan membereskan perlengkapan yang dibawa.. Gue 1 tenda dengan Ilman,Eby, dan Azka.. Sekitar jam 9an,kitapun makan indomie goreng yang dimasakin mba Pute.. Moment saat camping yang paling seru adalah saat malam kita ngumpul bermain games atau apalah itu yang penting rame dan menyenangkan.. Ternyata moment itu yang buat adalah para cewe.. Mereka bermain games ABC 5 dasar.. Ya gue ngikut2 aja ngeramein.. Cukup seru dan menyenangkan bermain itu.. Permainan waktu kecil yang mungkin zaman sekarang anak-anak pada ga tau..

Tak terasa waktu sudah menunjukkan jam setengah 12 malem, kitapun disuruh tidur, menyiapkan tenaga untuk besok mengejar sunrise dan trekking kembali ke Dieng dan Jakarta.

Bangun sebenarnya jam 4, namun dikarenakan sangat dingin di dalam tenda, gue pun mengurungkan niat untuk keluar.. “Di dalem tenda ja dengan perlengkapan berlapis dan sleeping bag saja masih dingin, gimana diluar,”pikiriku.. Hampir sejam sudah berlalu, akhirnya gue memulai untuk keluar karena sayang sekali melewatkan moment Sunrise..

Sunrise awal sedikit mengecewakan karena banyak kabut.. Namun pada akhirnya matahari pun muncul, kitapun sebagai photographer dadakan mengeluarkan gear kita masing2.. Setelah itu kita muter-muter dan juga poto-poto pastinyaaa.. Setelah kita puas berpoto-poto kita balik lagi ke camp.. Di camp kita sarapan sarden, dan telor dadar.. Sekitar Pukul 10.00 kita bergegas kembali turun gunung.. Estimasi perjalanan sekitar 4 jam.. Namun dikarenakan ada hal yang tidak terduga, perjalanan akhirnya memakan waktu sekitar 6 jam..

Teman kita Ana yang memang awal berangkat tidak benar2 fit 100% pada awalanya diperkirakan terkena Hypotermia.. Dugaan awal adalah karena kaos kaki dan Kaosnya basah.. Namun ternyata dugaan itu salah.. Dia yang ternyata sensitif hal-hal mistis, kemasukan setan.. Kita cukup lama membuat dia merasa hangat, karena badannya terasa dingin dan kaku.. Kitapun membacakan doa-doa dalam agama islam untuk membuat benteng dalam diri Ana.. Gue pribadi sangat cemas dengan ini, karena Ana adalah teman kantor gue.. Gue merasa sangat bersalah bila pada akhirnya dia tidak bisa pulang dengan selamat dan tepat waktu di Jakarta.. Untungnya disana ada warga sekitar yang cukup baik yang rela menggendong Ana ke tempat BaseCamp untuk nantinya dipanggilkan orang pintar.. Untung saja memang lokasi Ana terbaring tidak begitu jauh dari Pos 1 yang dimana Pos 1 bisa diakses dengan menggunakan motor..
Trekking Gunung Prau
Setelah kita semua sampai di bawah, kemudian ada yang makan, ada yang mandi, ada juga yang ngobrol2 saja.. Gue sendiri dibawah makan bakso dulu kemudian sikat gigi dan cuci muka.. Setelah balik ke mobil, gue ketemu si Ana dan dia dalam keadaan sehat, seakan-akan tadi tidak terjadi apa2.. “Syukurlah”,pikirku..

Setelah semuanya beres, kita melanjutkan perjalanan ke Jakarta.. Namun sebelumnya kita mampir dulu ke 2 tempat.. Tempat pertama adalah tempat oleh-oleh khas Dieng.. Tempatnya tidak begitu jauh dari tempat BaseCamp tadi.. Oleh-oleh khas Dieng yang paling terkenal adalah Carica.. Carica itu seperti  buah pohon pepaya, namun lebih kecil.. Gue membeli keripik carica dan juga manisan yg bisa dijadikan campuran dalam es cocktail.. Tempat kedua adalah tempat kuliner mie ongklok.. Rasanya manis sekali, agak aneh dibandingkan rasa mie biasa.. Gue sih pribadi ga begitu suka.. Disini sekalian mandi bagi yang belom..
Camp at Mount Prau
Balik dari Kuliner Mie Ongklok sekitar jam 7 malam, kita melanjutkan perjalanan pulang ke Jakarta.. Untuk menghindar mabok perjalanan dan juga biar cepet tidur, gue minum antimo.. Setelah minum Antimo, gue,Darra, dan Ferry terlibat obrolan yang cukup serius namun nyantai..

Sampai di Jakarta sekitar setengah 7 dan tidak memungkinkan untuk kerja meskipun hanya setengah hari.. Ya rumah gue di Bogor.. Jelas butuh waktu 4 jam untuk perjalanan saja dari Jakarta-Bogor-Kantor.. Belum ditambah makan, mandi dan capeknya.. Ya mending ngambil cuti langsung sehari aja..

Trip berawal di Semanggi dan berakhir di Semanggi.. Trip Gunung Prau mungkin sudah berakhir, namun silaturahmi mudah-mudahan tidak berhenti dan mudah-mudahan juga masih akan ada trip-trip lain.. Terimakasih team Rekreatif..

Foto-foto selengkapnya disini

0 comments:

Post a Comment

 
Free Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design