Showing posts with label Akuntansi. Show all posts
Showing posts with label Akuntansi. Show all posts

31 December, 2009

ANALISA PENERAPAN BALANCE SCORECARD PADA PT BANK CENTRAL ASIA,Tbk


ABSTRAKSI


Junasan Alberton. 20206514.
PI Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, 2009
ANALISA PENERAPAN BALANCE SCORECARD PADA PT BANK CENTRAL ASIA,Tbk
Kata kunci: Balanced Scorecard, PT Bank Central Asia,Tbk
( x + 52 + Lampiran )

Balanced scorecard merupakan konsep manajemen yang diperkenalkan Robert Kaplan tahun 1992, sebagai perkembangan dari konsep pengukuran kinerja (performance measurement) yang mengukur kinerja perusahaan. Robert Kaplan mempertajam konsep pengukuran kinerja dengan menentukan suatu pendekatan efektif yang seimbang dalam mengukur kinerja strategi perusahaan. Pendekatan tersebut berdasarkan empat perspektif, yaitu finansial, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Keempat perspektif scorecard ini menawarkan suatu keseimbangan (balanced) antara tujuan jangka pendek dan panjang; hasil (outcome) yang diinginkan dan pemacu kerja (performance drivers) dari hasil tersebut.
Dalam menentukan bagaimana kinerja perusahaan dengan metode Balanced Scorecard, penulis menggunakan data-data berupa laporan keuangan yaitu neraca dan laba rugi perusahaan tahun 2006 s/d 2008. Selain itu penulis juga menyebarkan kuesioner kepada para karyawan dan pelanggan PT Bank Central Asia,Tbk. Balanced Scorecard merupakan konsep yang membantu manajemen perusahaan untuk melihat kinerja masa lalu dan memberi suatu pandangan ke depan bagi manajemen perusahaan untuk menentukan arah dan strategi perusahaan di masa yang akan datang. Berdasarkan analisis Balanced Scorecard, kinerja PT Bank Central Asia,Tbk sudah optimal karena  ada keseimbangan antara keempat perspektif yaitu perspektif finansial, pelanggan, bisnis internal, dan pembelajaran dan pertumbuhan.

Daftar Pustaka ( 1995-2008)

30 December, 2009

Sejarah Perkembangan Akuntansi

Perkembangan Akuntansi dari Sistem Pembukuan Berpasangan. Pada awalnya, pencatatan transaksi perdagangan dilakukan dengan cara sederhana, yaitu dicatat pada batu, kulit kayu, dan sebagainya. Catatan tertua yang berhasil ditemukan sampai saat ini masih tersimpan, yaitu berasal dari Babilonia pada 3600 sebelum masehi. Penemuan yang sama juga diperoleh di Mesir dan Yonani kuno. Pencatatan itu belum dilakukan secara sistematis dan sering tidak lengkap. Pencatatan yang lebih lengkap dikembangkan di Italia setelah dikenal angka- angka desimal arab dan semakin berkembangnya dunia usaha pada waktu itu.         Perkembangan akuntansi terjadi bersamaan dengan ditemukannya sistem pembukuan berpasangan (double entry system) oleh pedagang- pedagang Venesia yang merupakan kota dagang yang terkenal di Italia pada masa itu. Dengan dikenalnya sistem pembukuan berpasangan  tersebut, pada tahun 1494 telah diterbitkan sebuah buku tentang  pelajaran penbukuan berpasangan yang ditulis oleh seorang pemuka agama dan ahli matematika bernama Luca Paciolo dengan judul Summa de Arithmatica, Geometrica, Proportioni et Proportionalita yang berisi tentang palajaran ilmu pasti. Namun, di dalam buku itu terdapat beberapa bagian yang berisi palajaran pembukuan untuk para pengusaha. Bagian yang berisi pelajaranpe mbukuan itu berjudul Tractatus de Computis et Scriptorio. Buku tersebut kemudian tersebar di Eropa Barat dan selanjutnya dikembangkan oleh para pengarang berikutnya. Sistem pembukuan berpasangan tersebut selanjutnya berkembang dengan sistemyang menyebut asal negaranya, misalnya sistem Belanda, sistem Inggris, dan sistem Amerika Serikat. Sistem Belanda atau tata buku disebut juga sistem Kontinental. Sistem Inggris dan Amerika Serikat disebut Sistem Anglo- Saxon2. Perkembangan Akuntansi dari Sistem Kontinental ke Anglo- Saxon  
Pada abad pertengahan, pusat perdagangan pindah dari Venesia ke Eropa Barat. Eropa Barat,  terutama Inggris menjadi pusat perdagangan pada masa revolusi industri.  Pada waktu itu pula akuntansi mulai berkembang dengan pesat.       Pada akhir abad ke-19, sistem pembukuan berpasangan berkembang di Amerika Serikat yang disebut accounting (akuntansi). Sejalan dengan perkembangan teknologi di negara itu, sekitar pertengahan abad ke-20 telah dipergunakan komputer untuk pengolahan data akuntansi sehingga praktik pembukuan berpasangan dapat diselesaikan  dengan lebih baik dan efisien.        Pada Zaman penjajahan Belanda, perusahaan- perusahaan di Indonesia menggunakan tata buku. Akuntansi tidak sama dengan tata buku walaupun asalnya sama-sama dari pembukuan berpasangan. Akuntansi sangat luas ruang lingkupnya, diantaranya  teknik pembukuan.        Setelah tahun 1960, akuntansi cara Amerika (Anglo- Saxon) mulai diperkenalkan di Indonesia. Jadi, sistem pembukuan yang dipakai di Indonesia berubah dari sistem Eropa (Kontinental) ke sistem Amerika (Anglo- Saxon).

Sumber : http://id.shvoong.com/humanities/h_history/1699638-sejarah-perkembangan-akuntansi/
 
Free Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design