07 June, 2015

Trip to Gunung Lawu Part II

Jujur kondisi gue saat itu tidak benar-benar 100%. Hari selasa yang lalu gue baru aja bed rest di rumah dan hari sabtu gue naik gunung. Awalnya nyokap sempet wanti-wanti dikarenakan kondisi gue yang belum bener-bener fit sehabis sakit. Namun dikarenakan keyakinan dalam diri gue, gue tetep jalan dan nyokappun mengizinkan.

Perjalanan awal adalah perjalanan terberat apalagi buat lu yang belum bener-bener mempersiapkan badan lu. Perjalanan dimana badan lu agak kaget dengan medan cuaca dan perjalanan yang tidak seperti biasanya. Yaa hanya awal, selanjutnya seharusnya lu udah bisa lebih baik karena badan lu lama-lama pasti bisa beradaptasi.

Warung Pos 1
Gunung Lawu merupakan gunung yang unik. Uniknya adalah diantara 5 pos sebelum sampai ke puncak, ada 3 pos dimana disana terdapat warung. Warung yang terkenal adalah Warung Mbok Yem. Warung ini boleh dibilang merupakan warung tertinggi di Indonesia, karena letaknya tidak begitu jauh dari Puncak Gunung Lawu. Namun sayang, kita ga mampir disana karena waktu.

Sampai di Pos 1 sekitar 2 jam dari basecamp, kita langsung disuguhkan dengan warung pertama yang kita temui. Kamipun beristirahat sejenak dengan makan gorengan dan minum teh manis anget. Disana gue abis 5 pisang goreng. Harga gorengan disini 1.000 dan teh manis angetnya seharga 2.000. Disinipun dijual nasi bila lu mau pada nasi. Dijual dengan harga 2.500 dengan isi ya seadanya. Nasi,mie dan tempe. Namun lumayanlah buat ganjel perut ato buat isi tenaga lagi.

Little Sunset at Gunung Lawu
Setelah cukup mengisi tenaga, kami melanjutkan perjalanan menuju pos 2 dan akhirnya memasang tenda di pos 3. Perjalanan dari pos 1 sampe pos 2 sekitar 4 jaman. Kami sampai di pos 3 sekitar jam 7an. Dikarenakan sudah mulai gelap, kami mengambil keputusan berkemah disini.

Sesampainya disini, kami mendirikan tenda sebanyak 4 dengan masing-masing tenda berisi 4 orang. Tenda sudah jadi, ada yang beres-beres, ada yang ganti pakaian, ada juga yang masak. Gue sendiri beres-beres dulu, kemudian ganti pakaian, dan makan. Gue sendiri ga masak, karena ga bawa indomie, ataupun yang lain yang bisa dimasak. Gue beli nasi yang tadi dibeli di pos 2. Setelah semuanya kelar, gue pun langsung tidur, recovery untuk besok summit.

Ada yang bilang Gunung Lawu merupakan Gunung Paling Dingin di Jawa. Dibandingkan Gunung Prau, Gunung Lawu memang lebih dingin. Dengan pakaian berlapis-lapis ditambah Sleeping Bag namun dinginnya masih sangat terasa. Meskipun begitu, untungnya gue adalah tipikal orang yang tidak sulit untuk tidur. Gue pun sempet beberapa jam tidur, meskipun sempet juga bangun dikarenakan cuacanya yang cukup extrim.

Paginya kami bangun dengan kondisi yang semakin dingin. Dingin harus dilawan, dan dingin harus dilawan dengan pergerakan. Gue pun melawan rasa dingin itu dengan bergerak. Kita berangkat sekitar jam 4 pagi. Perjalanan pagi-pagi buta demi mendapat sunrise dan juga mencapai puncak Gunung Lawu. Di Gunung Lawu terdapat 3 puncak yaitu Hargo Dalem, Hargo Dumiling, dan Hargo Dumilah. Diantara 3 nama tersebut, Hargo Dumilah merupakan puncak tertinggi dengan 3265 Mdpl dan puncak itulah yang akan nanti kita pijak.
View from Near of Summit Mount Lawu

Perjalanan yang tidak biasa pagi-pagi dengan cuaca yang cukup extrim, awalnya kami cukup kesulitan beradaptasi. Namun lama kelamaan kami bisa menyesuaikan diri dan akhirnya sampai di pos 5 untuk menantikan Sunrise. Disini merupakan spot terbaik untuk mendapatkan Sunrise. Sunrise identik dengan Foto Sillouthe dan gue harus dapat foto sillouthe disini.

Hunting foto-fotopun selesai dan selanjutnya kami melanjutkan perjalanan menuju puncak tertinggi Gunung Lawu, Hargo Dumilah. Di sela-sela perjalanan kami beberapa kali mengambil gambar, karena disinilah spot-spot terbaik Gunung Lawu. Disaat seperti inilah gue merasa seperti di dunia berbeda dengan segala macam view yang tidak akan lu bisa dapet di perkotaan. Butuh effort lebih untuk bisa berada disini dengan segala pemandangan yang indah.

It's HARGO DUMILAH 3265 MDPL !!! YEAHHH !!!
Puncak Hargo Dumilah
Akhirnya gue bisa menginjakkan kaki di puncak salah satu gunung tertinggi di Pulau Jawa. Dengan kondisi fisik yang tidak benar-benar fit, gue bisa sampai puncak. Ini merupakan langkah awal gue dari keinginan terbesar gue yaitu sampai di Puncak tertinggi di Pulau Jawa yaitu Mahameru.

Setelah sampai Puncak, kami kembali ke Camp. Namun sebelum di Camp, kami mampir ke Pos 5 dulu untuk mengisi tenaga. Makan Indomie Rebus ditambah Teh Manis Angit plus Pisang Goreng Anget. Maknyussss emang dingin-dingin minum yang anget-anget.

View from Top of Mount Lawu
Setelah semuanya beres, kami kembali ke Camp dan sampai jam 10. Setelah itu repacking, membereskan tenda dan pada akhirnya kami siap pulang ke tempat kita masing-masing. Perjalanan dimulai jam 11. Perjalanan turun gunung biasanya lebih cepat dari naik gunung. Dikarenakan ada teman kita yang tidak dalam keadaaan yang oke, gue bersama 2 temen lainnya menunggu dia, memberi semangat dan akhirnya kita bisa kembali ke basecamp sekitar jam 4 atau 5 jeman perjalanan. Cukup lama dibandingkan teman-teman lain yang bisa sampai 1 jam lebih cepat dari kami. Naik gunung bukan seberapa cepat kita sampai ke tujuan, namun bagaimana kita sebagai sebuah kesatuan team bisa maju bersama-sama mencapai tujuan kita bersama dan mengesampingkan keegoisan kita masing.

Sesampainya di Basecamp, gue makan, beres-beres dan kembali ke rumah kita masing-masing. Kondisi badan memang capek, tapi pasti akan selalu ada pengalaman-pengalaman yang tidak akan bisa kita beli dengan uang.


See u on next trip.. #SALAMLESTARI

Trip to Gunung Lawu Part I

View Gunung Lawu
Gunung Lawu terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur tepatnya di kabupaten Magetan. Gunung ini memiliki ketinggian 3265 Mdpl yang merupakan salah satu dari 10 gunung tertinggi di Pulau Jawa. Oleh karena tinggi itulah gue berkeinginan untuk mencapai puncak tertinggi gunung tersebut. Me
skipun tinggi,  Gunung Lawu masih masuk kategori gunung yang cocok untuk pemula dikarenakan medan pendakian yang memang masih aman dan jelas.

Gunung Lawu terkendal dengan mistisnya. Itu terlihat saat lu googling tentang gunung lawu. Ada banyak post yang bercerita tentang mistisnya gunung tersebut. Mengutip berita dari okezone.com, dijelaskan bahwa Gunung Lawu merupakan gunung terangker karena Lawu itu belum terungkap misteri atau jati diri Lawu. Contoh yang aling nyata sampai sekarang tidak pernah ditemukan kuburan eyang Lawu & Sunan Lawu. Gunung Lawupun terkenal dengan penunggu sekaligus penunjuk jalan seekor burung misterius bernama Kyai Jalak Lawu. Konon bila lu ketemu burung tersebut, dia akan mengantar sampean ke puncak Gunung Lawu. Burung ini berwarna Gading, berbeda seperti burung Jalak biasanya yang berwarna hitam. Ada berbagai macam misteri dari Gunung Lawu, meskipun begitu Gunung Lawu tetap menjadi Primadona bagi para pendaki.

Kali ini gue berangkat sama temen gue yang bernama Ferry. Kami berdua mengikuti open trip yang dibuat oleh Setapak Adventure. Perjalanan diawalin dari cuti 1 hari tanggal 22 Mei 2015 hari Jumat dengan pemberangkatan kereta Brantas jam 4 sore dan diakhirin tanggal 25 Mei 2015 hari Senen dengan pemberangkatan kereta Matramaja Pk 00.00. Kereta Brantas bertujuan akhir di Stasiun Kediri, dan kami berhenti di stasiun Solo Jebres sebagai Meeting Point dengan anak2 yang ikut trip ini juga. Perjalanan jam 4 dan berakhir jam 1 pagi di Stasiun Solo Jebres. 

Karena Meeting Pointnya jam 6 pagi, kamipun mencari tempat makan dan istirahat sejenak di warung terdekat. Disitu gue makan Nasi + Soto Ayam dengan harga 8.000. Cukup terjangkau dengan kantong. Berasa jadi anak jalanan, saat paginya pun kami sikat gigi,cuci muka, kencing di Stasiun.

Pada waktunya sekitar jam 8 kamipun dijemput oleh tim Setapak Adventure. Kami dijemput, diantarkan ke basecamp di dekat Terminal Bis Tirtonadi (Terminal Bis di Kota Solo). Disana kami menunggu teman-teman lain yang belum sampai. Pada akhirnya sekitar jam 10, kami berangkat menuju Base Camp Gunung Lawu via Cemoro Sewu. Jalur pendakian Gunung Lawu sendiri ada 2, yaitu Cemoro Sewu dan Cemoro Kandang. Kami memilih jalur Cemoro Sewu karena jalur ini memakan waktu lebih cepat dibandingkan Cemoro Kandang. Jalanannyapun sudah sangat jelas dibandingkan lewat Cemoro Kandang.

Sesampainya di Base Camp, kami makan siang dan repacking persiapan mendaki gunung. Sekitar 1 jam waktu yang diperlukan dan akhirnya kami siap untuk memulai petualangan kita. Cuaca disana sangat dingin. Awalnya gue yang berniat pake celana selutut, akhirnya berubah pikiran dengan memakai celana panjang mengantisipasi hawa dingin yang nantinya akan semakin terasa.

27 March, 2015

Galery at Semarang

All Personil at Lawang Sewu with Flash

Laughing together with Candid


Ceritanya lagi santay coy...

Jualan buat bantu emak di kampung..



Tongsis menjadi kebutuhan primer jalan2

Full Team at Umbul Sidomukti


at Lorong Lawang Sewu Gedung B (Katanya ada penunggunya)

Putri in Action

Engkong Style (Candid)

Melipir rehat sejenak di SPBU




Semarang Trip with Petualang Accounting

Untuk pertama kalinya ditaun 2015 ini akhirnya gue bisa ngetrip lagi.. Kali ini gue ngetrip bareng temen-temen accounting berjumlah 15 orang.. Personilnya itu Gue,Eby,Ridwan,Joko,Mas Andre,Mas Aby, Reza, Jumran, Andry, Mba Nunung, Faisal, Mas Yus, Mba Citra, Echa, dan Mba Christy, dan Putri. Mas Abud, Nisa, dan Dinda tadinya mau ikut cuma karena alasan masing-masing makanya mereka ga jadi ikut
 
Kolam Renang 1.200 Mdpl
Kita mulai pergi hari Jumat 13 Maret 2015, pemberangkatan kereta jam 4 sore. Jadinya kita mesti cuti setengah hari dan langsung berangkat ke Stasiun Senen. Kita berangkat naik Kereta Api Brantas. Kereta ini masuk kategori kereta ekonomi. Meskipun begitu gue ngerasa cukup nyaman disini. AC nya untuk 1 gerbong cukup banyak (Sekitar 5 AC). Jadi meskipun ekonomi, ga akan terasa kepanasan.
Umbul Sidomukti


Sampai di Semarang Poncol jam 11 malam, dan kita langsung dijemput oleh mobil-mobil sewaan kita yang berjumlah 3 mobil. Kita semua bergegas ke tempat penginapan, bersih-bersih dan mencari makan malam di sekitar Simpang Lima Semarang. Disini makanannya cukup bervariasi dan recomended karena harganya yang murah. Buat nongkrong-nongkrong juga okeh disini.
 
Keesokan harinya kita mulai berpetualang ke beberapa destinasi tujuan kita. Destinasi awal adalah Umbul Sidomukti. Umbul Sidomukti merupakan salah satu Wisata Alam Pegunungan di Semarang, berada di Desa Sidomukti Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Kawasan wisata ini didukung fasilitas & servis seperti Outbond Training, Adrenalin Games, Taman Renang Alam, Camping Ground, Pondok Wisata, Pondok Lesehan, serta Meeting Room. Kawasan ini berada di ketinggian 1.200 Mdpl. Jadi bisa dibayangkan cuacanya kan?? Waktu yang ditempuh ketempat ini yaitu 3-4 jam. Mungkin kalo diperkirakan adalah waktu dari Jakarta menuju Puncak Bogor.
Salah 1 wahana Umbul Sidomukti
 
Balik dari Umbul Sidomukti, kita semua balk ke Kota. Di kota kita terlebih dahulu makan Mie Kopyok Pak Dhuwur yang katanya cukup terkenal di kota Semarang. Mie Kopyok berisi potongan lontong, mie dan tauge yang dicelup air panas mendidih. Setelah itu kami membeli oleh-oleh. Makanan khas Semarang itu ada Lumpia, Moci, Bandeng, dll. Ada 1 tempat yang cukup terkenal di Semarang yaitu Bandeng Juwana Elrina. Disini memang terkenal dengan Bandeng Duri Lunaknya, namun disini ada berbagai macam Bandeng seperti Otak-Otak Bandeng, Bandeng Asap dan juga makanan khas yang lainnya seperti Mochi, Lumpia. Saat weekend cukup ramai disana, namun untuk parkir agak terbatas, sehingga kami harus mencari parkiran di tempat lain.
Masjid Agung Semarang.
 
Destinasi selanjutnya yaitu Masjid Agung Semarang. Masjid ini berdiri di atas lahan 10 ha dan baru diresmikan oleh Presiden SBY di tahun 2006. Masjid ini dirancang dalam gaya arsitektural campuran Jawa,Islam dan Romawi. Di dekat Masjid ini ada Menara Al Husna. Di lantai tertingginya, kamu bisa melihat view Kota Semarang layaknya melihat view Kota Jakarta dari Monas.
 
Lawang Sewu
Destinasi terakhir yang dikunjungin yaitu Lawang Sewu. Gue ksini sekitar jam 7, jadi cukup terasa aroma mistiknya jika datang kesini pada malam hari. Disini kita dijelasin berbagai macam sejarah dari Lawang Sewu beserta penjelasan bangunan-bangunanya. Cukup menambah ilmu kita sembari kita jalan-jalan. Aroma mistik di Lawang Sewu memang cukup terasa. Saat masuk, anda pasti menemukan ada pohon Mangga besar tua. Dengar-dengar disini ada penunggunya. Jadi dulu ada yang sempet pengen foto pohon tersebut, namun tidak bisa (Hanya kegelapan yang tercapture)
 
Lawang Sewu (Seribu Pintu) sebenarnya kenyataannya pintu tidak men
Salah 1 lorong Lawang Sewu
capai seribu. Sama seperti Pulau Seribu yang memang Pulaunya kurang dari seribu. Namun masyarakat sering menganggap jendela yang tinggi dan lebar itu sebagai Pintu. Lawang Sewu didirikan pada awalnya pada zaman Belanda. Didirikan sebagai Kantor Administratif Kereta Api yang merupakan cikal bakal Kereta Api di Indonesia. Kemudia pada zaman Jepang, dipakai sebagai Markas Jepang saat pertempuran 5 hari di Semarang (14-19 Oktober 1945).
Kita akhirnya pulang naik kereta Kertajaya pemberangkatan jam 1 pagi dan sampai di Stasiun Pasar Senen sekitar jam 8 pagi. Tidak banyak yang kita explore dari Kota Semarang karena trip ini hanya berjalan 1 hari. Namun begitu sudah cukup bagi kita untuk setidaknya tahu bagaimana suasana kota Semarang dengan berbagai macam ciri khasnya.
 

25 February, 2015

Sejarah Hot Wheels

Sweet Sixteen
Di kantor mendadak hebring soal maenan yang satu ini, meskipun sebenernya nih barang udah lama masuk ke Indonesia. Berawal dari temen gue, sebut saja namanya Fajar (Eh itu mah nama aslinya hehe) yang ngejual diecast mobil seperti hot wheel yang skala 1:64, trus ada juga yang 1:28. Penyakit beberapa mahluk di kantor gue itu gampang latah. Jadi ada barang baru djual,1 pada beli, yang laen ngikut dah padahal sebenernya kaga ada niat buat belinya. Itu juga jadi alesan nape di kantor gue banyak banged tukang jualan, yang dari jualan hot wheel, jualan makanan yang bisa sampe 5 orang,jualan burger,jualan baju, untung aja kaga jualan diri haha.

Hot Wheels Koleksi gue (sementara)
Gue ngambil topik kali ini yaitu Hot Wheel. Kenapa?Karena gue juga jadi korban dari mainan yang 1 ini. Sebenernya ni mainan buat anak yang berumur 3 tahun lebih (Ya emang sih gue kan diatas 3 tahun ^^v), tapi ya ga gitu juga sihh hehe.. Hot Wheel pertama kali ditemukan di tahun 1968 di Amerika Serikat oleh Elliot Handler,co founder Mattel inc. Penemuan ini awalnya diilhami dari besarnya pangsa pasar miniatur mobil yang saat itu dikuasai oleh perusahaan Inggris yaitu Lesney. Pada awalnya Hot Wheels hanya memproduksi dengan 16 casting yang 11 diantaranya didesain oleh Harry Bentley Bradley. 16 mobil hotwheels pertama ini dikenal dengan seri "sweet sixteen" dan menjadi buruan kolektor di seluruh dunia.

Hot Wheels sendiri masuk ke Indonesia sekitar tahun 2000an hingga kini masih terus memproduksi. Semakin lama tahun pembuatannya, terkadang produk tersebut menjadi unik dan mempunyai nilai yang tinggi. Terkadang beberapa orang membuat/menganggap ini sebagai investasi. Ada beberapa colector yang berani membeli mainan ini seharga Rp 500.000, padahal harga normal pembelian adalah 25,000, bahkan ada juga yang menjual 16.900. Keberhasilan mendapatkan barang yang bagus dan unik juga menjadi seni tersendiri bagi para hunter Hot Wheels.

Untuk gue pribadi sih, gue ga terlalu bener-bener ngoleksi nih barang. Ya sedapetnya aja kalo mampir, ada yang bagus ya gue beli dengan harga yang terjangkau juga. 

07 February, 2015

20 Facts About Me

Berikut 20 Fakta tentang gue yang mau gue sharing disini :
  1. Gue adalah anak ke 4 dari 4 bersaudara dan mempunyai selisih umur 2 digit dengan kakak2 gue.
  2. Gue asli orang batak. Meskipun begitu logat gue ga ada batak sama sekali, lebih ke sunda malahan.
  3. Sebenarnya mempunyai sikap yang pemalu dan kurang percaya diri.
  4. Sangat suka iseng, terutama ke beberapa orang yang menurut gue lucu untuk diisengin.
  5. Menyukai dunia fotografi meskipun masih tingkat amatir. Tipikal gue itu foto Landscape,model, dan sedikit street fotography. Gear gue Canon 600D
  6. Kolektor Action Figure Hero seperti Iron Man,Captain America, dan nampaknya mulai kena racun kolektor Hot Wheel.
  7. Menyukai makanan nasi goreng. Meskipun nasi gorengnya asin, tetep aja pasti bakal cepet gue abisin.
  8. Sangat menyukai dunia basket. Tapi hingga kini udah jarang maen basket. Posisi favorite gue Shooting Guard.
  9. Gampang tidur. Kalo uda dapet posisi pewe n tempat yang pewe, merem dikit pasti langsung tidur.
  10. Seorang Juventini sejati dari kecil sampe gue mati mungkin.
  11. Pengen banget bisa jago main gitar sebenarnya cuma gitar rusak. Hingga kini cuma bisa standar aja maen gitarnya
  12. Pada dasarnya seorang yang pendiem.
  13. Sering demam panggung kalo dimuka umum.
  14. Mempunyai cita-cita keliling Indonesia ke tempat-tempat menarik di Indonesia.
  15. Ga bisa ngegambar.
  16. Menyukai warna biru. Kemeja gue mayoritas berwarna biru.
  17. Ga suka ma orang yang ga punya pendirian.
  18. Kesemsem ama tipikal cewe manis dan sederhana. Terutama saat dia tersenyum.
  19. Jomblo uda 2 taunan. Entah sampai kapan jomblonya.
  20. Suka curhat dalam bentuk menulis.

06 February, 2015

American Sniper

American Sniper Movie
Baru-baru ini gue baru aja nonton film American Sniper. Film yang bercerita tentang kisah nyata anggota US Navy SEAL yaitu Chris Kyle. Film ini diadaptasi dari sebuah buku otobiografi yang ditulis juga oleh Chris Kyle tentang perjalanan hidupnya menjadi anggota US Navy SEAL dan menjadi salah satu Legenda sebagai penembak jitu kesatuan Navy SEAL.

Sebelum menjadi anggota Angkatan Laut Amerika, Chris Kyle adalah seorang koboi dari Texas. Dia adalah seorang rodeo profesional. Dia tidak menyadari bahwa suatu saat dia akan menjadi penembak jitu terbaik dan bergabung ke Angkatan Laut Amerika Serikat.

Dia sudah ikut 4x misi ke Irak dalam rentang waktu 1999-2009 dan pada akhirnya berhasil menembak mati 160 orang dari 255 pembunuhan di Irak.. Artinya dia berhasil menyumbang 62% dari keseluruhan pembunuhan yang dilakukan oleh marinir Amerika Serikat. Karena track recordnya tersebut para pemberontak menjuluki "Devil From Rahmadi" dan menjanjikan 20.000 dolar untuk kepalanya. Namun teman-temanya menjuluki dia dengan nama "Legend"

Pada awalnya,Chris Kyle ragu-ragu saat pertama kali dia membunuh seseorang pada jarak jauh dengan senapannya. Yaitu seorang wanita yang hendak menyerang sekelompok Marinir AS dengan granat tangan ketika SEAL, Angkatan Laut AS sementara menyisir sebuah kota di Irak sebelum Saddam Hussein telah digulingkan. Namun pada akhirnya ia menarik pelatuk dan menembaki wanita tersebut meskipun dia sempat menolaknya.
Chris Kyle

Tembakannya paling legendaris terjadi di luar Kota Sadr pada tahun 2008 ketika ia melihat seorang pemberontak dengan peluncur roket mendekati konvoi Tentara dalam jarak 2.100 yard (sekitar 1.900 meter). Dari jarak tersebut ia kemudian melepaskan tembakan dari senapan Lapua Magnum 338 menembus rumah dan menewaskan pria tersebut. Orang yang dia tembak adalah seorang sniper juga dimana dia telah membunuh beberapa temannya.

Pada tahun 2009 pun,Chris Kyle, pemegang 2 bintang perak dan 5 perunggu pensiun dari pelayanan militernya karena permintaan sang istri. Setelah pensiun nampaknya dia tidak bisa hidup jauh dari pekerjaan melayani negara. Terbukti dia menjadi sukarelawan komunitas pasukan khusus untuk menolong ex marinir atau veteran yang terkena stress karena trauma. Namun sayang dia tewas tragis karena pekerjaannya ini. Dia tewas tertembak jarak dekat oleh ex marinir bernama Eddie Ray Routh 25. Dia tidak sendiri, dia ditembak bersama Chad Littlefield 35,temannya juga. Eddie Ray Routh pun didakwa hukuman mati karena pembunuhan tersebut.

Chris Kyle adalah penembak jitu terbaik di Amerika Serikat setelah mengalahkan Carlos Hathock yang berhasil menembak mati 93 musuh saat perang Vietnam. Namun Chris Kyle masih kalah dari penembak jitu terbaik di dunia yaitu dari Finlandia. Dia adalah Simo Hayha yang berhasil menembak mati 705 tentara Uni Soviet.

 
Free Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design